New Videos from Youtube
Showing posts with label b-Drama. Show all posts
Showing posts with label b-Drama. Show all posts

Trailler - Slank Nggak Ada Mati-Nya


Producer : Chand Parwez Servia & Fiaz Servia
Sutradara : Fajar Bustomi
Penulis : Cassandra Masardi
Produksi : Kharisma Starvision Plus

Pemeran :
Aaron Shahab
Adipati Dolken
Ajun Perwira
Deva Mahendra
Ricky Harun

Sinopsis :
1996 Abdee dan Ridho dipanggil Slank untuk datang jamming bersama Bimbim dan Ivan. Slank yang ingin membuktikan tidak bubar walaupun personil tersisa Bimbim, Kaka dan Ivan. Mereka akan melakukan tur. Abdee dan Ridho pun diajak. Syaratnya: bisa membawakan 35 lagu Slank hanya dalam waktu 3 hari! Tur dimulai dan saat itulah dimulai pertualangan Slank dengan format baru. 

Formasi baru Slank dengan album Tujuh sukses besar. Namun ketergantungan Bimbim, Kaka dan Ivan akan narkoba semakin kuat. Bunda Iffet, bersama Abdee dan Ridho berusaha supaya Bimbim, Kaka dan Ivan bisa lepas dari jerat narkoba.

Trailler - Princes, Bajak Laut & Alien


Producer : Alfani Wiryawan dan Eko Kristanto
Sutradara : Eko Kristanto, Alfani Wiryawan, Rizal Mantovani dan Upi
Penulis : -
Produksi : Cinema Delapan

Sinopsis :

Sebuah film omnibus anak pertama Indonesia yang mengangkat empat cerita tentang pertemanan, keluarga, dan keberanian. 

Cerita pertama, Misteri Rumah Nenek (sutradara: Eko Kristianto) adalah petualangan kakak-adik yang menghabiskan waktu liburan di rumah nenek mereka. Kemudian dilanjutkan dengan cerita Babeh Oh Babeh (Alfani Wiryawan) tentang seorang anak yang malu dengan profesi bapaknya, penyanyi dangdut. 

Cerita ketiga, Kamu Bully, Aku B-Boy (Rizal Mantovani), bertutur tentang seorang bocah berusia enam tahun yang kerap di-bully, hingga ia menemukan breakdance sebagai penghibur dirinya. Film ini ditutup dengan Princess, Bajak Laut & Alien (Upi), yang mengisahksn seorang anak yang pandai dan gemar membaca buku, tetapi teman-temannya menganggap dirinya sosok yang aneh.

Trailer - 99 Cahaya Dilangit Eropa


Producer : Rangga Almahendra
Sutradara : Guntur Soeharjanto
Penulis : Hanum Salsabila Rais & Rangga Almahendra
Produksi : Maxima Pictures

Sinopsis:

"99 Cahaya di Langit Eropa" bercerita tentang kisah perjalanan Hanum dan Rangga selama 3 tahun tinggal di Eropa. Film ini juga dibalut kisah persahabatan, perjuangan untuk mempertahankan keyakinan serta kisah pencarian jejak sejarah Islam di Eropa.

Trailer - Noah


Producer : Putrama Tuta
Sutradara : Putrama Tuta
Penulis : Putrama Tuta
Produksi : 700 Pictures, Berlian Entertainment dan Musica Studios

Sinopsis:

Peterpan adalah sebuah nama yang harus mereka relakan saat kedua anggotanya Andika dan Indra tidak lagi memiliki visi yang sama dengan Ariel, Lukman, Uki dan Reza. Dua minggu sebelum nama NOAH dikumandangkan, sebuah kelompok musik mengalami saat terberatnya saat Ariel sang Vokalis harus mendekam di penjara akibat tuduhan keterlibatannya dalam kasus video. 

Kepergian sang vokalis tidak hanya memberikan impact pada band dan setiap personilnya, kepercayaan mereka teruji. Berada di puncak kejayaan adalah bagian dari perjalanan hidup mereka, dan mereka jatuh. Kekuatan Noah sebagai sebuah keluarga tidak selamanya mudah dengan ketenaran. 

Kru-kru yang bekerja di bank sampai menjadi supir angkot demi menunggu keluarganya bersatu kembali. Kehadiran sosok David dan vonis penyakit yang dideritanya membuat Noah bersatu dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya. 

Keyakinan bahwa bagian yang hilang itu akan kembali dan keluarga itu memiliki kesempatan lagi untuk menjadi besar, bahkan lebih besar dari sebelumnya. Keyakinan itulah yang membuat mereka berjalan. Kepercayaan dimana pada saat kita sudah berada di titik terendah, hanya ada satu jalan yang bisa dilalui. Yaitu jalan kembali ke atas!

Bukan Hanya Mata Ketiga


Producer : Imanuel Jochanan
Sutradara :
Penulis : Handroe Sastrosoegito
Produksi : Raipro Production

Sinopsis:

Vellya, remaja Bali, pindah ke kota pinggir pantai bersama ibunya. Bom yang terjadi di Bali menyebabkan ayah Vellya meninggal dunia dan Vellya mengalami kesulitan pendengaran. Dalam menjalani hari-hari di tempat barunya, Vellya bertemu dengan Ina, yang ternyata baru beberapa tahun mengalami kebutaan dan mempunyai hobi panjat tebing. 

Persahabatan membuat Vellya bangkit kembali dan kembali ke dunianya: surfing dan Ina manjadi juara panjat tebing walaupun pada awalnya ditentang ayahnya, seoramg nelayan yang mendidik anaknya dengan "keras". Mereka juga ingin kembali ke bangku sekolah. Pak Bimo (guru Olah Raga) mencoba memanfaatkan mereka dengan tujuan mendongkrak namanya sendiri.

Trailer - Sokola Rimba


Producer : Mira Lesmana
Sutradara : Riri Riza
Penulis : Riri Riza
Produksi : PT Miles Film

Sinopsis :

Indonesia Pasca Reformasi. Setelah hampir tiga tahun bekerja di sebuah lembaga konservasi di wilayah Jambi, Butet Manurung (Prisia Nasution) menemukan hidup yang diinginkannya: mengajarkan baca-tulis dan berhitung kepada anak-anak masyarakat Suku Anak Dalam, yang dikenal sebagai Orang Rimba, yang tinggal di hulu sungai Makekal di hutan bukit Duabelas. 

Suatu hari Butet terserang demam malaria di tengah hutan. Seorang anak tak dikenal datang menyelamatkannya. Nyungsang Bungo (Nyungsang Bungo) nama anak itu, berasal dari Hilir sungai Makekal, sekitar 7 jam perjalanan dari tempat Butet mengajar. Diam-diam Bungo telah lama memperhatikan ibu guru Butet mengajar membaca. 

Pertemuan dengan Bungo menyadarkan Butet untuk memperluas wilayah kerjanya ke arah hilir sungai Makekal. Keinginannya itu tidak mendapatkan restu baik dari tempatnya bekerja, maupun dari kelompok rombongan Bungo yang masih percaya bahwa belajar baca tulis bisa membawa malapetaka bagi mereka. 

Kecerdasan dan keteguhan hati Bungo membuat Butet mencari segala cara agar bisa tetap mengajar Bungo. Sampai saat malapetaka yang ditakuti oleh Kelompok Bungo betul-betul terjadi. Butet terpisahkan dari masyarakat Rimba yang dicintainya.


Traler - Romantini


Producer : Didi Mukti, Sumarsono dan Nurmi Pandit
Sutradara : Monty Tiwa
Penulis : N. Ivander Tejakusumana, Monty Tiwa dan Sumarsono
Produksi : E-Motion Entertainment dan OneUser Grup

Kartini adalah seorang biduan organ tunggal yang kerap ditanggap di acara kondangan di kampungnya. Ketika menikah dengan Rahman, supir bus antar kota , Kartini bersedia untuk tinggal di Ibu kota besama sang suami. Penuh dengan mimpi dan janji akan kehidupan yang lebih baik, Kartini menyimpan sejuta harapan di Jakarta. 

Empat belas tahun berlalu, mimpi untuk hidup lebih baik tidak kunjung tiba. Rahman yang kini sudah menganggur, jarang pulang ke rumah. Pelangi, putri satu-satunya mereka, tumbuh menjadi gadis remaja yang introvert dan anti sosial. Dan Kartini harus bekerja menjadi pemandu lagu di sebuah klub karaoke sekaligus menerima upah cucian untuk penghuni rusun tempatnya mengontrak. 
Saat pulang ke rumah, Rahman hanya bisa merongrong Kartini untuk uang. Dan suatu kali, Rahman mencuri uang istrinya yang seharusnya digunakan untuk membayar kontrakan demi sebuah motor, yang menurut Rahman akan dipakainya mengojek. 

Kehidupan Kartini pun semakin sulit. Dan mimpi-mimpi yang dijanjikan Rahman belasan tahun lalu, kini telah dilupakannya sama sekali. Di tengah kebingungan Kartini dalam menghadapi masalah hidup yang menimpa, dia terkejut saat mengetahui Pelangi menyimpan sebuah bakat terpendam, yaitu membuat lagu. Rupanya bakat seni Kartini turun ke putrinya. 

Dan di tengah situasi yang serba mustahil dan kondisi badan yang remuk, Kartini harus berjuang sekali lagi untuk menyelamatkan mimpi putrinya.

Trailler - Air Mata Terakhir Bunda


Producer : Erna Pelita
Sutradara : Endri Pelita
Penulis : Danial Rifki dan Endri Pelita
Produksi : Rumah Kreatif 23

Tersentralisasi pada dinamika hidup seorang pria bernama Delta Santoso, yang seluruh hidup dan jiwanya diabadikan untuk berterimakasih pada Ibundanya. Pengabdiannya untuk berterimakasih kepada Sang Bunda, tidak pernah surut, apapun situasi dan konflik hidup yang ia hadapi. 

Sebuah kisah cerita nyata, dari keluarga korban lumpur Lapindo dan banyaknya bencana yang menghampiri dari suami yang melarikan diri ke wanita lain tanpa memberi kejelasan status hingga kemiskinan yang membuat Sriyani harus memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan membiayai sekolah kedua anaknya (Delta dan Iqbal) ia menjadi buruh cuci setrika sambil berjualan lontong kupang, makanan khas kota lumpur Sidoarjo yang ia jajakan sendiri dengan sepeda tuanya. 

Sebuah cerita dari kekuatan, cinta, dan doa Ibu. 

Sang Kyai - Trailler



Producer : Gope T Samtani
Sutradara : Rako Prijanto
Penulis : Anggoro Saronto
Produksi : Rafi Films


Sinopsis :

Berkisah pada tahun 1942 saat Jepang menginvasi Indonesia. Di Jawa Timur, beberapa kiai dari beberapa pesantren ditangkap karena melakukan perlawanan, salah satunya adalah KH Hasyim Asy'ari pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng yang ditangkap karena dianggap menentang Jepang. 

Penangkapan itu membuat kekacauan di Tebu Ireng, dan menimbulkan reaksi dari para putra beliau, KH Wahid Hasyim, Karim Hasyim dan Yusuf Hasyim serta para santri yang menimba ilmu di pondok pesantren yang berada di Jombang tersebut.

Penangkapan itu membuat situasi pesantren kacau balau. Maisyaroh yang lebih akrab dipanggil Nyai Kapu istri dari KH Hasyim Asy'ari, diungsikan ke daerah Denaran. KH Wahid Hasyim bersama Wahab Hasbullah meminta pada Jepang agar KH Hasyim Asy'ari segera dibebaskan. 

Kepala Kempetei tidak bersedia membebaskan. Bahkan KH Hasyim Asy'ari dipindah hingga tiga kali. Mulai dari penjara Jombang, Mojokerto sampai di penjara Bubutan, Surabaya. KH Wahid Hasyim dan KH Wahab Hasbullah lalu meminta bantuan pada orang Jepang kenalan keluarga bernama Abdul Hamid Ono. 

Sementara  proses negosiasi berlangsung, KH Wahid Hasyim dan KH Wahab Hasbullah mengadakan pertemuan NU di Jakarta, dengan agenda membebaskan para Kiai. Dalam pertemuan tersebut dicapai kesepakatan jalan damai.

Jepang akhirnya membebaskan para Kiai, termasuk KH Hasyim Asy'ari. Mereka berpikir bahwa membebaskan para kiai agar bisa diajak kerjasama. Jepang bahkan mengangkat KH Hasyim Asy'ari sebagai ketua Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia). Karena tidak tinggal di Jakarta, KH Hasyim Asy'ari melimpahkan wewenang pada KH Wahid Hasyim. Beliau memilih menetap  di Tebu Ireng.

Melalui Masyumi, Jepang minta rakyat melipatgandakan hasil bumi, bahkan melalui ceramah di masjid. Sementara itu, Shumubu (departemen agama) yang dipimpin oleh Husein Djajadingrat dan petinggi Shumubu, Wirohadjono meminta Masyumi agar menyitir ayat-ayat dalam pengumpulan hasil bumi. Ketegangan antara Masyumi dan Shumubu mulai terjadi.

Jepang kemudian mengukuhkan KH Hasyim Asy'ari sebagai ketua Shumubu sekaligus ketua Masyumi. KH Hasyim Asy'ari menerima jabatan tersebut dengan pertimbangan untuk berjuang lewat dalam. 

Jepang mulai mengalami kekalahan perang, namun mengembalikan kedaulatan kepada Sekutu. Utusan Presiden Soekarno menghadap KH Hasyim Asy'ari. Pesan Presiden Soekarno itu soal hukumnya membela tanah air. Terjadilah  Resolusi Jihad di Surabaya. 

Para Santri bersiap untuk berjihad. Pada titik ini, Harun mulai terbuka matanya. Peristiwa tewasnya Mallaby ini adalah awal perang dahsyat 10 November 1945 yang melibatkan rakyat, berbagai barisan pemuda serta laskar Hizbullah bentukan KH Hasyim Asy'ari yang terdiri dari para santri.

Pintu Harmonika - Trailler



Producer : Dewi Play, Luna Maya dan Ilya Sigma
Sutradara : Dewi Play, Luna Maya dan Ilya Sigma
Penulis : -
Produksi : 700 Picture

Sinopsis :

Di kota besar, tinggal di ruko seperti ulangan fisika yang mendadak. Mencemaskan. Kalau orang lain tinggal di apartemen tinggi atau rumah yang memiliki kebun, ada sejumlah manusia yang harus tinggal di bangunan beberapa lantai, di mana lantai atas ada kehidupan dan lantai dasar adalah penghidupan. Ini adalah cerita tentang mereka.


Cerita pertama datang dari ruko paling ceria karena hubungan akrab dan hangat antara Rizal (17) dan Firdaus (41). Hubungan Ayah dan anak ini sudah selayaknya sahabat saja. Rizal memang rajin membantu sang ayah di toko kelontong rukonya. Kombinasi pribadi supel, badan kekar, dan tongkrongan keren membuat Rizal di gandrungi siswi-siswi di sekolahnya. Ditambah lagi, pecinta Bruce Lee ini adalah selebriti dunia maya lewat blog dan twitter -nya.

Sayangnya, Rizal menjadi â€Å“orang lain” dalam blog-blognya. Ia bilang ayahnya hobi travelling ke luar negeri, ia diajak ke Angkor Wat oleh sang ayah, dll. Intinya, ia tidak mau mengakui kondisi keluarganya pada dunia luar. Masalahnya, ia jatuh cinta dengan Cynthia, siswi cantik nan idealis serta mandiri, dan ia harus membantu Cynthia menggalang dana untuk kompetisi dance sekolahnya. Untuk menarik perhatian Cynthia, Rizal memanfaatkan kepopuleran dan pesonanya untuk penggalangan dana, serta dalam waktu bersamaan terus berbohong tentang keluarganya.

Cerita berikutnya dibuka dengan Juni (14) dan Niko (40) yang sedang membuka rolling door rukonya bersama. Berbeda dengan Rizal, hubungan Juni dan Niko dingin. Juni memang tidak pernah merasa betah di rumah. Niko sang ayah hanya memikirkan pekerjaan. Adiknya Diba (8) bandel dan selalu membuat Juni risih. Dan ibunya, Ines (39) sama sekali tidak mau menerima keluhan Juni. Bisa dikatakan, Juni bukan siapa-Â siapa di rumah. Maka dari itu, ia melampiaskan semuanya di sekolah dengan mem-Â bully para adik kelas.

Tapi hari itu, bullying Juni sudah kelewat batas. Ia membuat Manda, adik kelasnya, sampai jatuh tersungkur. Situasi kian memburuk ketika Juni tahu Manda adalah anak dari Kukuh, pelanggan setia Niko yang baru saja memesan 10 lusin baju, dengan opsi tambahan 10 lagi jika kantornya menyetujui. Akhirnya, Juni diskors selama lima hari dan selama itu pula Juni harus mendekam di rumah bersama keluarganya, sesuatu yang amat dihindarinya. Juni kini tak bisa menghindar sehingga harus berhadapan dengan keluarganya dan usaha keluarganya yang terancam bangkrut.

Cerita terakhir ada di dalam ruko milik Imelda. Perempuan awal 30-an ini tinggal bersama David anaknya yang masih kelas 3 SD.. Toko Imelda itu sebenarnya cukup terkenal dengan kue malaikatnya. Strategi pemasaran lewat Facebook juga lumayan berjalan. Hanya saja pelanggannya berkurang jauh karena beberapa waktu terakhir ini, Imelda sudah tidak bisa membuatkan senyum pada setiap kue malaikat yang ia buat.

Seperti kuenya, senyum seperti sudah hilang dari wajah Imelda. Ia lebih banyak melamun, seperti putus asa menjalani kehidupannya, atau kembali menonton permainan piano David, anak semata wayangnya. Imelda sendiri ingin terus menjadi ibu yang baik bagi David dengan segala rutinitasnya, tapi selalu terasa ada jarak dengan David. Semua makin membingungkan ketika Imelda sering mendengar suara ?suara aneh di roof top dan David mulai ketakutan karena itu. Imelda berusaha menjalani dan menyelesaikan semuanya, walaupun semuanya semakin seper- jalan buntu baginya.


Malaikat Tanpa Sayap

Producer : Chand Parwez Servia
Sutradara : Rako Prijanto
Penulis : Anggoro Prapto
Produksi : Kharisma Starvision Plus

Sinopsis :


Vino (Adipati Dolken) tidak terlalu dekat dengan keluarga apalagi setelah papanya, Amir (Surya Saputra) bangkrut akibat ditipu rekan bisnisnya hingga mereka pindah dari perumahan elite ke rumah kontrakan di gang. Mamanya, Mirna (Kinaryosih) justru kabur dari rumah, bahkan tega meninggalkan, Wina (Geccha Qheagaveta), putrinya yang berusia 5 tahun.

Suatu ketika Wina terjatuh di kamar mandi dan dari hasil rontgen Wina diharuskan menjalani operasi, kalau tidak kakinya infeksi dan harus diamputasi. Wina membutuhkan transfusi darah karena pendarahan, sementara golongan darah Wina cukup langka; A rhesus negatif. Vino yang mempunyai golongan darah yang sama, mengajukan diri. Saat itulah, Calo (Agus Kuncoro) yang sedang mencari pendonor jantung mendengar hal itu menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung karena ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino.

Di rumah sakit itu pula Vino berkenalan dengan Mura (Maudy Ayunda). Sejak Sejak itu Vino merasa hidupnya berwarna. Vino yang awalnya sempat putus asa hingga bertransaksi dengan Calo, mulai goyah. Ia tidak mau mendonorkan jantungnya namun hal itu membuat CALO marah besar.

My Last Love

Producer : Manoj Punjabi dan Dhamo
Sutradara : Nayato Fio Nuala
Penulis : -
Produksi : MD Pictures

Sinopsis :


Angel (Donita) percaya bahwa cinta sejatinya adalah Hendra (Ajun Perwira). Laki-laki pilihan terbaiknya. Angel malah berkhayal suatu saat kelak hubungan kasih yang telah cukup lama mereka jalin berhiaskan kesetiaan, akan berujung di kursi pelaminan.

Suatu ketika, musibah tragis tak terduga menimpa Angel. Mobil mewah yang dikendarai oleh Martin (Evan Sanders), menabraknya. Martin bukannya menolong tetapi malah kabur begitu saja. Membiarkan Angel yang pingsan dengan cedera parah. Angel selamat, tapi kenyataan pahit harus diterimanya. Kedua kakinya cacat, dan Angel semakin terpukul oleh sikap Hendra yang menghilang begitu saja tanpa kabar setelah mengetahui keadaan Angel.

Nadya (Putri Una Astari), sahabat Angel, serta sodara sepupu Angel, Anton (Jordi Onsu), mengajak Angel refreshing di villa Nadya. Tanpa disangka Angel bertemu dengan Martin disana. Angel tak mengenali Martin, tapi Martin mengenali wajah Angel. Martin yang sesungguhnya juga sedang mencari ketenangan diri di tempat tersebut akibat penyesalannya atas peristiwa tabrak lari terhadap Angel, merasa sangat bersalah menyadari cacat kedua kaki Angel. Namun demikian, Martin tak segera mengakui bahwa dirinyalah yang berbuat. Sejak pertemuan itu, Martin bertekad menebus kesalahannya, dengan mencari dokter terbaik yang mampu menyebuhkan kaki Angel.

Seiring perguliran waktu, hubungan Martin dan Angel semakin dekat. Benih-benih cinta di antara mereka pun bersemi. Angel tak pernah sadar bahwa Martin adalah orang yang menabraknya hingga kakinya lumpuh. Angel tak lagi memedulikan Hendra. Fokus Angel tertuju pada Martin yang begitu memerhatikannya dengan penuh kasih sayang. Hingga satu ketika, Angel lagi-lagi harus memikul kenyataan pahit.

Tanda Tanya



Producer : Celerina Judisari dan Hanung Bramantyo
Sutradara : Hanung Bramantyo
Penulis : Titien Watimena
Produksi : Mahaka Picture dan Dapur Film


Sinopsis :

Film ? memiliki fokus pada hubungan antar agama di Indonesia, sebuah negara di mana konflik agama menjadi hal yang umum, dan ada sejarah panjang kekerasan dan diskriminasi terhadap Tionghoa Indonesia.[3] Alur cerita film menceritakan tentang tiga keluarga yang tinggal di sebuah desa di Semarang, Jawa Tengah: keluarga Tionghoa-Indonesia dan beragama Buddha, Tan Kat Sun (Hengky Solaiman) dan anaknya Hendra (Rio Dewanto), pasangan muslim, Soleh (Reza Rahadian) dan Menuk (Revalina S. Temat), dan seorang mualaf Katolik Rika (Endhita) dan Abi anaknya yang seorang Muslim.

Sun dan Hendra menjalankan sebuah restoran masakan Cina yang menyajikan daging babi, yang dilarang bagi umat Islam, meskipun restoran memiliki klien dan staf Muslim. Untuk memastikan hubungan baik dengan karyawan muslim dan pelanggannya, Sun menggunakan peralatan khusus untuk mempersiapkan daging babi dimana ia tidak mengizinkannya untuk digunakan untuk hidangan lainnya, dan memungkinkan stafnya memiliki waktu untuk shalat, ia juga memberi mereka liburan selama Idul Fitri, hari libur Muslim yang terbesar. Salah satu karyawannya adalah Menuk, yang mendukung Soleh, suaminya yang menganggur. Rika adalah teman Menuk dan terlibat dengan seorang aktor muslim yang gagal, Surya (Agus Kuncoro).

Pada usia 70-an, Sun jatuh sakit, dan restoran diambil alih oleh Hendra, yang memutuskan itu akan melayani secara eksklusif maskaan dari daging babi dan mengasingkan pelanggan Muslimnya. Hendra masuk ke dalam konflik dengan Soleh atas Menuk, Hendra yang sebelumnya pernah menjadi kekasihnya. Menuk menjadi semakin tertekan setelah Soleh mengatakan kepadanya bahwa ia berencana untuk menceraikannya, dan mereka didorong untuk berpisah. Rika merasa stres karena bagaimana dia telah dirawat oleh tetangganya dan keluarganya yang telah berpindah agama ke Katolik dari Islam, Abi juga menghadapi pengucilan. Sementara itu, Surya dan Doni (Glenn Fredly) bersaing untuk kasih sayangnya. Surya marah atas kegagalan untuk menemukan pekerjaan akting yang baik.

Soleh bergabung dengan kelompok amal Islam, Nahdlatul Ulama (NU), berharap untuk mendapatkan kepercayaan. Meskipun ia awalnya enggan untuk melindungi keamanan gereja, ia akhirnya mengorbankan hidupnya ketika ia menemukan bom telah ditanam di sebuah gereja Katolik. Dia bergegas keluar dengan bom, yang meledak di luar gereja, membunuh Soleh tapi jauh dari jamaah. Sun meninggal ketika restoran, yang tidak tutup untuk menghormati Idul Fitri, diserang oleh sekelompok umat Islam. Setelah serangan itu, Hendra membaca 99 Nama Allah dan masuk Islam, ia mencoba untuk mendekati Menuk, meskipun tidak jelas apakah ia akan menerima dia. Surya menerima tawaran dari Rika untuk memainkan peran Yesus di gereja-nya pada saat perayaan Nataldan Paskah, dimana ia menerima bayaran yang tinggi setelah ragu-ragu karena takut bahwa hal itu akan bertentangan dengan agamanya, setelah perayaan tersebut dia membaca Al-Ikhlas di dalam masjid. Rika mampu memperoleh restu orangtuanya untuk perpindahan agamanya.

5cm - Trailler

Producer : Sunil Soraya
Sutradara : Rizal Mantovani
Penulis : Dhoni Dirgantoro
Produksi : Sunil Soraya Film

Sinopsis :

Film yang diangkat dari novel berjudul sama 5 cm ini menceritakan persahabatan antara lima pemuda yang bernama Genta yang diperankan Fedi Nuril, Arial (diperankan Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali),Riani (Raline Shah), dan Ian diperankan oleh Igor "Saykoji".

Persahabatan kelima pemuda ini sudah berlangsung selama 10 tahun. Meskipun begitu sifat dan karakter kelima pemuda tersebut berbeda-beda. Genta, seorang pemuda yang selalu peduli terhadap orang lain sehingga dia memiliki jiwa pemimpin dan bisa membuat orang lain nyaman bila berada di dekatnya. Sedangkan Arial, pemuda paling macho diantara pemuda lainnya, dia memiliki hobi berolah raga, paling taat aturan, namun paling canggung dan grogi bila berkenalan dengan wanita.

Zafran seorang pemuda puitis, tapi sedikit "gila", apa adanya, idealis, agak narsis, dan memiliki bakat untuk menjadi orang terkenal. Sedangkan Riani, merupakan gadis smart namun agak cerewet, dan mempunyai ambisi yang besar untuk meraih cita-citanya. Ian, memiliki tubuh yang paling subur dibandingkan keempat temannya, seorang maniak bola dan mie instant, dan paling telat wisuda.

Karena sudah menjalin persahabatan yang cukup lama, akhirnya pada suatu hari mereka berlima merasa "jenuh" dengan relationship ini, dan akhirnya mereka memutuskan berpisah untuk sementara dan berjanji tidak saling berhubungan dan berkomunikasi satu dengan yang lainnya selama 3 bulan.

Namun setelah 3 bulan berpisah, banyak kerinduan yang mereka rasakan. Dalam perpisahan singkat itu, mereka menemukan "sesuatu" yang merubah mereka untuk menjalani hidup lebih baik. Akhirnya mereka putuskan kembali untuk bertemu dan merayakan kembali pertemuan mereka dengan mendaki puncak tertinggi di Pulau Jawa yaitu Gunung Semeru


Perjalanan mereka ke puncak Semeru untuk mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tersebut tepat pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan yang membuat kelima pemuda ini semakin mencintai Indonesia. Banyak aral melintang dalam perjalanan mereka menuju puncak.

Habibi dan Ainun

Producer : Dhamo Punjabi
Sutradara : Manoj Punjabi
Penulis : Ginatri S Noer dan Ifan Adriansyah Ismail
Produksi : MD Pictures

Sinopsis :


Ini adalah kisah tentang apa yang terjadi bila kau menemukan belahan hatimu. Kisah tentang cinta pertama dan cinta terakhir. Kisah tentang Presiden ketiga Indonesia dan ibu negara. Kisah tentang Habibie dan Ainun.
Rudy Habibie seorang jenius ahli pesawat terbang yang punya mimpi besar: berbakti kepada bangsa Indonesia dengan membuat truk terbang untuk menyatukan Indonesia. Sedangkan Ainun adalah seorang dokter muda cerdas yang dengan jalur karir terbuka lebar untuknya.

Pada tahun 1962, dua kawan SMP ini bertemu lagi di Bandung. Habibie jatuh cinta seketika pada Ainun yang baginya semanis gula. Tapi Ainun, dia tak hanya jatuh cinta, dia iman pada visi dan mimpi Habibie. Mereka menikah dan terbang ke Jerman.

Punya mimpi tak akan pernah mudah. Habibie dan Ainun tahu itu. Cinta mereka terbangun dalam perjalanan mewujudkan mimpi. Dinginnya salju Jerman, pengorbanan, rasa sakit, kesendirian serta godaan harta dan kuasa saat mereka kembali ke Indonesia mengiringi perjalanan dua hidup menjadi satu.

Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas. Kemudian pada satu titik, dua belahan jiwa ini tersadar; Apakah cinta mereka akan bisa terus abadi?.

Perahu Kertas 2 - Trailler



Producer : Chand Parwez Servia
Sutradara : Hanung Bramantyo
Penulis : Dewi Dee Lestari
Produksi : Kharisma Starvision Plus, Bentang Pictures dan Dapur Film Production.


Sinopsis :

Di Jakarta, Keenan menjalani hubungan kasih jarak jauh dengan Luhde (Elyzia Mulachela) yang tinggal di Bali. Sedang Kugy menjadi semakin dekat dengan Remi (Reza Rahadian), yang juga menjadi atasannya di biro iklan AdVocaDo. 

Keenan mengembalikan buku Jenderal Pilik kepada Kugy. Buku tulisan tangan Kugy inilah yang telah menjadi sumber ilham lukisan-lukisannya. Pertemuan kembali Keenan dan Kugy memunculkan kembali ide mereka berdua: Kugy menulis cerita anak, dan Keenan membuatkan ilustrasinya. Akibatnya, prestasi kerja Kugy merosot drastis, sehingga menjadi alasan bagi Siska (Sharena) untuk mengkritik kedekatan Kugy dan Remi.

Pada satu kesempatan, seluruh karyawan AdVocaDo berlibur ke Bali. Secara tak sengaja, Kugy bertemu dengan Luhde. di sebuah pura. Keduanya cepat akrab, dan saling mengagumi satu sama lain. Ketika Kugy menuliskan alamatnya, Luhde tercenung karena dia melihat tulisan tangan Kugy itu. Ia mengenali tulisan itu dari buku Jenderal Pilik yang menjadikan lukisan-lukisan Keenan begitu hidup.

Ketika bertemu Remi, Kugy memperlihatkan beberapa foto di pura. Kugy tak menyangka ternyata Remi mengenal Luhde lebih dulu ketimbang Kugy, dan memberi tahu bahwa Luhde adalah keponakan Pak Wayan (Tio Pakusadewo). Tak hanya itu, Remi menyampaikan bahwa Luhde adalah kekasih Keenan. Kugy baru menyadari kalau lukisan yang disukainya, terpajang di kantor AdVocaDo yang dilihatnya setiap hari itu adalah lukisan Keenan. Kugy juga baru menyadari bahwa lukisan itu diinspirasi dari buku Jenderal Pilik karyanya. Belum selesai Kugy menata hatinya, Remi memberinya cincin untuk membuktikan keseriusannya.

Sepulang dari Bali, Kugy mencoba untuk menghindari Keenan dan Remi. Ia menenangkan diri ke rumah Karel (Ben Kasyafani), kakaknya. Keenan yang merasa kehilangan pun mencari Kugy. Lewat Noni(Sylvia Fully R) , Keenan mengetahui bahwa dulu Kugy menjauhkan diri dari Keenan, dan juga Noni serta Eko (Fauzan Smith), karena sebenarnya Kugy mencintai Keenan, tetapi terhalang oleh kedekatan Keenan dan Wanda (Kimberly Ryder).

Keenan memutuskan menemui Kugy untuk menuntaskan perasaan terpendam mereka. Peristiwa demi peristiwa kemudian menjalin, mempertemukan dan memisahkan hati, silih berganti antara Kugy, Keenan, Remi, Luhde, dan juga Siska beserta orang-orang lain di sekeliling mereka. Bahkan juga membuka bagaimana hubungan Pak Wayan dan kedua orang tua Keenan, Lena (Ira Wibowo) dan Adri (August Melasz).

Perahu Kertas 1 - Trailler



Producer : Putut Wijanarko
Sutradara : Hanung Bramantyo
Penulis : Dewi Dee Lestari
Produksi : Mizan Production


Sinopsis :

Perahu Kertas mengisahkan pasang surut hubungan dua anak manusia, yaitu Kugy (Maudy Ayunda) dan Keenan (Adipati Dolken). Kisah bermula ketika mereka berdua kuliah di Bandung. Kugy, yang bercita-cita ingin menjadi penulis dongeng, kuliah di Fakultas Sastra. Ia punya kebiasaaan unik, yaitu suka membuat perahu kertas yang kemudian dilarungkannya di sungai.

Keenan, pelukis muda berbakat, dipaksa untuk kuliah di Fakultas Ekonomi oleh ayahnya. Bersama dengan sahabat Kugy sejak kecil, Noni (Sylvia Fully R), serta pacar Noni, yakni Eko (Fauzan Smith), yang juga adalah sepupu Keenan, mereka berempat menjadi geng kompak. Dari yang semula saling mengagumi, Kugy dan Keenan diam-diam saling jatuh cinta. Tapi berbagai hal menghalangi mereka. Tak hanya itu, persahabatan Kugy dan Noni pecah ketika Kugy, demi menjaga hatinya, tak datang pada pesta ulang tahun Noni yang diadakan di rumah Wanda.

Keenan akhirnya pergi ke rumah Pak Wayan (Tio Pakusadewo), seorang pelukis teman lama Lena, sekaligus mentor Keenan melukis. Dalam suasana hati yang gundah, kreatifitas melukis Keenan buntu. Luhde (Elyzia Mulachela), keponakan Pak Wayan, berhasil mengembalikan semangat Keenan. Seorang kolektor langganan galeri Wayan bernama Remi (Reza Rahadian) menjadi pembeli pertama. Ingin cepat meninggalkan Bandung dan lingkungan lamanya, Kugy berjuang untuk lulus cepat.

Begitu lulus sidang, kakak Kugy yang bernama Karel (Ben Kasyafani) membantu agar Kugy magang di biro iklan bernama AdVocaDo milik temannya, yaitu Remi. Prestasi kerja Kugy cemerlang, dan menarik perhatian Remi

Bangun Lagi Dong Lupus - Trailler

Producer :Eko Patrio
Sutradara :Benny Setiawan Penulis :Hilman Hari Widjaya dan Benny Setiawan Produksi :Komando Picture dan RCTI Sinopsis : Bangun Dong Lupus memuat kisah persahabatan yang dibalut dengan kisah romantis antara tokoh-tokohnya. Bermula dari kepindahan Lupus ke SMU Merah Putih dan bertemu dengan Poppy. Terjadilah cinta dua hati yang terlarang. Lupus dan Poppy sama-sama suka, padahal Poppy sudah punya kekasih yaitu Daniel. Cinta segi tiga itu terus diperjuangkan oleh Lupus . Sementara itu Lupus bertemu dengan sahabat-sahabat barunya yang unik-unik. Ada Gusur sang seniman sableng, yang bercita-cita mempunyai rumah sangat sederhana untuk Engkongnya yang selama ini numpang di rumah kakak iparnya. Ada juga Boim, Play Boy cap Duren Tiga yang sehari-harinya dikejar-kejar Debt Collector, karena ibunya meminjam uang buat modal berdagang kain. Ada juga Anto sang gadget mania yang punya segudang cita-cita yang sangat futuristik dan sangat berhubungan dengan game online. Konflikpun terjadi antara Daniel dan Lupus yang memperebutkan Poppy sebagai piala, antara kekasih lama dan kekasih baru. Sementara itu Lupus sering membantu Poppy mengerjakan tugas-tugas dari kepala sekolah yang dibebankan kepada Poppy. Konflik lainpun terjadi di antara para sahabatnya. Gusur dengan ibu warung tempat Gusur berhutang, juga dengan Boim dan Debt Collector, juga antara Anto dengan ide besarnya untuk membuat penelitian tentang lingkungan hidup (Eco Green). Kebingungan terjadi di hati Poppy, apakah dia akan memilih Lupus atau tetap bertahan dengan Daniel? Sementara itu Lupus memenangkan hadiah uang tunai dan beasiswa untuk sekolah di luar negeri, atas keberhasilannya membuat penelitian tentang Eco Green. Apakah Lupus memilih meninggalkan Poppy dan menyelesaikan beasiswanya? Atau menunggu jawaban Poppy? Bagaimana Lupus memberikan uang tunainya dari hasil memenangkan penelitian tentang Eco Green untuk membantu teman-temannya? Salah satunya Gusur , yang ingin membelikan rumah untuk Engkongnya dan membayar hutang-hutangnya.

Hari Ini Pasti Menang - Trailler

Producer :Mega Setiawati Widjaja
Sutradara :Andi Bachtiar Yusuf Penulis :Swastika Nahora Produksi :Bogalacon Picture Sinopsis : Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada 2014 masuk perempat final Piala Dunia di Brasil. Gabriel Omar (Zendhy Zaen) jadi bintang dengan status pencetak gol terbanyak dengan enam gol. Gabriel Omar pun jadi selebritas dan ikon baru anak muda Indonesia. Apalagi, penampilannya bersama timnas Indonesia dan klubnya, Jakarta Metropolitan, makin bersinar seusai Piala Dunia 2014. Kehidupan Gabriel Omar pun berubah. Namun, keberhasilan pengelolaan industri sepak bola nasional, tidak melulu soal kisah manis yang terjadi di dalamnya. Gabriel Omar sebagai pesepak bola nomor satu yang selalu menjadi buah bibir media dan masyarakat berhadapan dengan keadaan amat kompleks. Bambang Pamungkas (Ibnu Jamil) yang pulang dari Eropa untuk membela kembali Jakarta Metropolitan, jadi mentor Gabriel Omar. Gabriel Omar juga harus berjuang menjaga kepercayaan bapaknya, Edi Baskoro (Mathias Muchus). Dilema justru datang dari orang terdekatnya sekaligus penemu bakat besarnya, pelatih Dimas Bramantyo (Ray Sahetapy), Manajer Jakarta Metropolitan. Dilema lain datang dari Andien Zulaikha (Tika Putri), sahabat Gabriel Omar sejak kecil.

Cinta Brontosaurus - Coming Soon

Sutradara: Fajar Nugros.
Penulis skenario: Raditya Dika. Sinopsis: Dika (Raditya Dika), seorang penulis, baru saja putus cinta dengan Nina (Pamela Bowie). Semenjak itu, dia percaya bahwa cinta bisa kadaluarsa. Kosasih (Soleh Solihun), agen naskah Dika, mencoba untuk membuat Dika yakin terhadap cinta kembali, seperti Kosasih dengan istrinya Wanda (Tyas Mirasih). Usaha ini, membawa Dika ke dalam serangkaian perkenalan absurd. Cinta bisa datang tanpa persiapan. Dika akhirnya bertemu dengan Jessica (Eriska Rein), yang jalan pikirannya sama anehnya dengan Dika. Semakin Dika kenal dengan Jessica, semakin dia bertanya: apa benar cinta bisa kadaluarsa? Sementara itu Soe Lim (Ronny P Tjandra), menawarkan memfilmkan buku Dika, Cinta Brontosaurus. Dika berusaha menulis skrip film tersebut. Masalah timbul ketika Soe Lim mencoba untuk mengubah naskah asli Dika menjadi film horror yang sedang laku.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kaca Film - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger